Tampilkan postingan dengan label Cerita Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Cinta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Agustus 2012

CI(N)TA

*random pict from google

Cita

Saya lupa saat masih kecil saya menjawab apa ketika ditanya tentang cita-cita
Mungkin saya menjawab “dokter”, atau guru?
Pasti jawabannya itu-itu saja: dokter, guru, perawat, polisi, pilot, presiden
Mana saya tahu jenis-jenis profesi yang ternyata berjuta jumlahnya
Nggak percaya? Coba deh tanya keponakan atau adik di rumah


Saya ingat, saya pernah takut untuk memiliki cita-cita
Saya masih ingat betapa takutnya memiliki cita-cita
Hah! Kenapa harus takut
Kadang saya perlu waktu beberapa lama hanya untuk menyebutkan satu buah profesi saja sebagai pekerjaan saya di masa depan
Padahal, apa salahnya tinggal sebut?
Takut tidak tercapai,
Takut akan patah semangat,

Padahal, apa salahnya punya cita-cita, punya mimpi
Ternyata memang lebih baik punya banyak cita-cita dan mimpi
Kalau ada yang tak tergapai, masih ada yang lain
Tapi, kalau hanya punya satu mimpi?

Dan benar kata Yeni,
“Become ‘sang pemimpi’ is very common, be ‘pewujud mimpi’”
Dulu takut bermimpi,
Kini setumpuk mimpi sudah menempel 5 cm dari kening saya
Saatnya menjadi pewujud mimpi!

Ah ya, salah satu mimpi saya saat ini
Saya ingin sekali mendaki gunung J

Cinta

Cinta ada dimana-mana
Begitu pun kebencian
Mungkin saya akan mencintai siapa pun yang mencintai saya
Tapi saya juga bisa membenci orang yang mencintai saya
Pun sebaliknya

Saat saya deg-degan ketika ingin bertemu seseorang, apa itu cinta?
Saat saya terus berharap mendapat sapaannya, mention-nya, sms-nya, teleponnya, apa itu cinta?
(Mungkin) saya menyukai seseorang
Tapi saya berusaha tidak memupuknya
Kata Cilla di suatu siang, “jangan dipupuk”
Dan sungguh, saya sedang berusaha tidak memupuknya (sekarang)
Belum saatnya, menurut saya
Mungkin Tuhan akan menuntun saya ketika waktunya tiba

Mungkin kekasih saya (kelak) adalah teman saya sekarang,
Teman di kelas, teman di kampus, teman saat SMA, teman sepermainan saat kecil, teman di suatu perjalanan
Atau bahkan teman dekat yang selama ini di depan mata?
Atau mungkin musuh saya?
Musuh? Menyedihkan sekali bila ternyata saya punya musuh
Atau entah siapa yang kini masih ada di negeri antah berantah?
Tuhan yang tahu
Dia lah sang Maha Pembolak Balik Hati

Tak ada hal lain yang bisa membawa saya menuju cita dan cinta
Selain ikhtiar yang tiada henti
Dan setangkup doa yang selalu terucap dan tertitik dalam hati
Segalanya Dia yang tahu
 

Senin, 09 Juli 2012

Selamat Ulang Tahun Mi…… :*




8 Juli 2012. Setengah abad. Bukan usia yang muda lagi. Menopause sudah mendatanginya sejak beberapa waktu yang lalu. Pasti lelah telah merajainya sejak entah kapan. Kegetiran hidup dan berbagai imbalannya pun pasti telah ia terima.

Sekali dua kali beliau mengeluh. Dan entah anak macam apa saya dimatanya. Hanya bisa mendengarkan dan sesekali mencoba menenangkan. Menguatkan. Ahh..tapi itu tentu jauh tak ada bandingannya dengan apa yang selama ini beliau berikan. Jutaan untaian doa, rangkaian petuah, ribuan kalimat perintah, tak terhingga kata “hati-hati” dan banyak lagi bentuk ungkapan sayangnya yang terangkum dalam cinta kasihnya kepada saya. Pun kepada dua saudari dan belahan jiwanya.

Sungguh, kalau bisa saya akan membuatnya bahagia. Bangga. Bangga karena kerja kerasnya tak sia-sia. Sungguh saya ingin melihatnya menangis. Menangis haru dan bahagia. Setidaknya sore tadi segelintir tetesan itu sejenak menghampiri pipinya. Saat kami bertiga memberikan sekotak black forest murahan dan empat lilin mungil. Entah kenapa empat. Beliau juga tak mempedulikannya.

Peduli apa ia dengan umurnya? Bukankah yang ia pikirkan hanya kebahagiaan anak-anaknya? Saya rasa memang begitulah seorang ibu. Semua ibu yang ada di dunia ini. Kasih sayang ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah. Tapi, bukan hal yang mustahil bukan kalau saya punya banyak galah yang kemudian saya rangkai, menjadikannya satu dan menyaingi panjang jalan yang ada di seluruh jagad ini?

Selamat ulang tahun, Mi. Semoga Allah menghijabahi doa-doa yang selama ini terlantun.
Tata sayang Mi :’)


Kamis, 09 Februari 2012

*untitled*


So many stars in midnight

so many surprises in my life

Letting you fly high with those stars

Like an angel flies besides my mind

Like a fairy, smiles and calm me down

Thats why I adore you

Thats how I think about you

So many reasons, why?

Cz u're love fairy that fill my empty heart

You'll shine when dark come to me..


I'll to guide you when silent come to you


Cz u're the angel that cover me..
N u're my beib guardian angel that i need..



dari seorang teman yang entah tiba-tiba sms ini, haha

11 juni 2010

Sabtu, 24 Desember 2011

Jadian

Tepat tanggal 22 Desember 2011 salah satu teman kos berhasil melepas masa singlenya. Haha.. si bapak kos akhirnya jadian juga. Oiya, nama-nama di sini disamarkan aja ah, takut ntar ada yang patah hati :p. Huwaaaaaa…jadi galau. Udah 3 orang nih di kosan yang dalam waktu yang saling berdekatan jadian. Ihiirrrr… *cari piso di dapur* *ngiris bawang*

Yang pertama itu nenek. Tanggal tepatnya aku nggak tau. Nenek jadian sama temen SMPnya. Woow, kata nenek,  mas-masnya itu udah ngejar-ngejar dari jaman SMP dulu..eeeh, akhirnya jadian juga sekarang.  Si masnya itu sekarang jadi polisi. Terus yang kedua adalah si culmii. Culmi jadian sama kakak satu organda :D. Dan yang masih anget adalah si bapak kos, jadian sama temen sekelasnya :3

Oiyee, pasti ada yang aneh dengan istilah bapak kos. Haha. Itu cuma ceng-cengan. Tapi sesama cewek. Astaghfirullah. Cuma becandaan. Gara-gara si ibu kos sama bapak kos itu sering curhat bareng #ciee #salah. Dan siapakah si ibu kos? Sang ibu kos itu adalah saya sendiri. Yunita Indriyani. 20 tahun. Temanggung. Haha..ini random. Dan kenapa saya disebut ibu kos? Aku juga nggak tahu. Dan ketika bapak kos ternyata orang yang “lurus” (dibuktikan dengan jadian sama cowok), sang ibu kos jadi patah hati dan berharap pangeran berbehel, ber-Android, dan ber-ber yang lain segera datang #ups #ngarep. Kok aku jadi matre gini ya -_____-

Selamat aja yuaaaa buat kalian. Semoga long last. Dan semoga bisa melangkah ke jenjang berikutnya. Prediksiku ya, si culmi yang bakal nikah duluan. Hihi. Soalnya masnya udah mau dikenalin ke ibunya #eeea

Nggak papa deh. Besok jodohku juga dateng dengan sendirinya kalo emang timingnya udah pas #wish
:D

Kamar 7 23122011

Senin, 19 Desember 2011

Kapan Aku Jatuh Cinta Lagi

Kapan Aku Jatuh Cinta Lagi?
Jatuh cinta lagi?
Aku pernah jatuh cinta?
Sekali pernah terbersit ingin merasakan hal itu
Tapi, beberapa kali aku harus berpikir ulang untuk menyambut kedatangannya
Senang. Pasti
Sedih? Jangan sampai
Aku bukanlah tipe orang yang dengan mudahnya mengabaikan setiap rasa
Aku bukanlah orang yang dengan cueknya membiarkan sebuah asa berlalu
Aku adalah tipe orang yang dengan mudah merindu
Aku adalah orang yang harus dengan susah payah menghalau harapan-harapan semu
Dan aku adalah seorang pencemburu
Yang dalam hitungan detik akan berserakan hatinya saat melihat “dia” tertawa tapi bukan karena aku
yang dalam hitungan menit akan segera menyalahkan diriku sendiri, ‘kenapa harus mencintanya?’
yang dalam hitungan jam masih akan memikirkan kesalahan kecil yang ku perbuat kepadanya
meskipun mungkin “dia” sebenarnya telah melupakannya atau bahkan sama sekali tak merasa terganggu atas perilaku  bodohku
teruntuk “dia”,
datanglah di waktu yang tepat
hanya itu.

Kamar 7 13122011
(saat masih menunggu “dia”)

Kamis, 10 November 2011

Jatuh Cinta?


Jatuh cinta? Apa sih jatuh cinta sebenernya? Aku udah pernah ngerasain belom yah? Well, semudengku ya, jatuh cinta itu adalah perasaan suka kepada seseorang yang diikuti rasa ingin memiliki, dimiliki, melindungi, dilindungi, dimana rasa itu bisa saja membuat orang selalu merasa bahagia atau justru sebaliknya. Kenapa bahagia? Hal ini karena “si dia” yang membuat kita jatuh hati bisa menjadi motivasi kita. Senang karena punya penyemangat. Meskipun sebenernya dia 
nggak ngapa-ngapain. Kita Cuma ngeliatin dia, dan itu sudah merupakan suatu kesenangan tersendiri. Kenapa sedih? Karena takut kita tak bisa memilikinya. Emm, itu kejauhan. Takut kalau perasaan suka itu diketahui oleh si dia dan dia akan menjauh dari kita. Sedih nggak sih?? Berarti, menurut aku, jatuh cinta itu memang tidak selalu indah. Tapi jatuh cinta itu kan kodrat. Em, maksutnya, nggak bisa terkontrol kan? Kalo suka ya suka aja :D

Aku kapan ya jatuh cinta? Waktu SMP aku pernah suka sama cowok. Pas kelas 1 kami sekelas dan masih biasa aja. Nah, pas kelas 3 kita kan study tour, waktu itu mulai keliatan kalo dia keren. Haha. Tiap liat dia aku jadi deg-degan. Dan pernah suatu kali, pas deket sama dia, badanku lemes banget. Berasa mau pingsan. Haha. Lebai yah. tapi itu emang kenyataan. Aku sama sekali nggak berani menyatakan itu ke dia. Sampai akhirnya kita lulus dan sekolah di SMA yang berbeda. Sampai kelas 3 SMA aku masih inget dia terus. Tapi lama-lama lupa juga. Selama di SMA aku sama sekali nggak tertarik sama siapa pun. Haha.
Kisah cintaku dimulai saat aku mulai kuliah ini. Padahal orang tua udah wanti-wanti banget dari awal, aku harus ati-ati dan nggak boleh pacaran. Tapi namanya juga suka. Aku tertarik banget sama seorang cowok karena TAMPANGnya yang lumayan. Eh, tau-tau setelah beberapa lama sekelas, dia ngedeketin aku. Bagai dicinta ulam pun tiba. Gayung bersambut. Akhirnya kami sering jalan. Jalan? No! big no! kita Cuma belajar bareng. Trus apa lagi ya? Makan di luar belom pernah tuh. Engg, intinya kita deket buanget tapi status kita Cuma temen. Banyak yang ngira kita jadian. Aku suka banget sama dia. Sampai suatu hari dia mutusin buat nggak barengan lagi. Semingguan itu aku nangis terus cuy. Nangis yang bener-bener nangis. Sumpah ya. Itu sedih banget. Tapi akhirnya kami baikan lagi. Kayaknya dia deh yang bener-bener cinta pertama aku. Tapi, abis itu aku ilfil banget. Dia itu bre**s*k. cowok nggak tau dirilah. Alhamdulillah aku bisa lpas dari dia. Waktu sadar, aku ngerasa bersalah banget sama orang tua. Akunya ngeyel sih :’(


Itu Cuma cerita cinta singkat pas tingkat 1. Di tingkat 2 aku nggak ada pengalaman menyukai seseorang. Kalo disukai sih….emm, di post lain deh :p. nah, sekarang aku tingkat 3. Aku kayaknya ngefans sama seseorang deh. Dia keren. Luar dalem. Aku ngerasa sedih. Takut dia tau terus ngejauh dari aku L. Semoga rasa ini cepet ilang deh. Amin. Aku takut raut muka sama bahasa tubuhku tuh kebaca sama dia n rang-orang. Save me God. Plisss.
Kamar 7 11102011
Tata